Kamis, 21 April 2016

Cara dan Teknik Budidaya Jamur Tiram

Saat ini peluang usaha jamur tiram sangatlah besar dan pastinya menguntungkan. Hal ini di karenakan jumlah petani atau pelaku budidaya jamur tiram sangatlah minim jumlahnya. Berbanding terbalik dengan jumlah kebutuhan jamur tiram yang mengalami peningkatan setiap harinya.
Memulai budidaya jamur tiram bukanlah sesuatu yang susah. Hal ini karena tidak membutuhkan keterampilan khusus. Hanya saja membutuhkan ketekunan dan ketelitian. Untuk menjaga agar ruangan budidaya atau kumbung harus bersih dan sehat itu adalah kunci utamanya.
Bibit Jamur atau baglog bisa di beli dengan harga yang sangat murah. Harga bibit jamur bisa di dapatkan dengan harga mulai Rp. 2.000.
Bagi yang sudah jalan mereka berlangganan dengan penyedia bibit sehingga tidak perlu takut untuk kehabisan bibit.
Meski secara sepintas tata cara budidaya jamur tiram relative mudah tetap saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Perhatian ini dimulai dari pembuatan kumbung sampai dengan panen.

Sebelum memutuskan untuk membeli bibit jamur atau baglog ada baiknya memastikan kesiapan kumbung atau rumah jamur dan rak baglog. Jamur baiknya dibududayakan dalam ruangan tertutup yang mampu menjaga kelembapan ruangan yang ada didalamnya. Rak juga perlu dipersiapkan agar jamur yang dibudidayakan bisa lebih banyak.

Jamur tiram ini memiliki syarat atau kondisi lingkungan tertentu agar optimal dalam pertumbuhannya. Paling cocok ditanam dalam area pegunungan atau kaki gunung yang sejuk. Jaid bila memang akan dibudidayakan dalam wilayah dataran rendah ada baiknya untuk melakukan penyiraman area kumbung. Tujuannya tentu saja agar tidak panas dan kondisi tetap ideal.

Bila telah mendapatkan baglog yang baik maka bisa ditempatkan pada rak yang telah dipersiapkan. Tiap rak bisa disusun 3 hingga 5 baglog yang semuanya itu ditentukan kekuatan rak dan kondisi kumbung.

Pastikan kebersihan kumbung dan rak, bila perlu setiap pagi atau sore kumbung dibersihkan. Hal ini bertujuan agar tidak ada hama ataupun penyakit yang sewaktu waktu bisa menyerang.

Selalu jaga kondisi kumbung terutama pada saat musim panas atau angin bertiup kencang. Hal ini tentu akan mengakibatkan kumbung cepat kering karena udara menguap. Ada baiknya tempatkan thermometer agar suhu dalam kumbung bisa dipantau. Jamur tiram tidak akan tumbuh optimal bila hidup dalam suhu yang panas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar